Tampilkan postingan dengan label Diet Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet Sehat. Tampilkan semua postingan
Minggu, 18 Desember 2011
Tips Sehat Kerja di Rumah
Bagi Anda yang suka bekerja atau menghabiskan waktu dirumah, simak tips dibawah ini.
Berikut adalah 7 cara untuk tetap produktif ketika bekerja dari rumah seperti dikutip dari FoxNewsHealth, Senin (19/12/2011) antara lain:
1. Membuat deadline sendiri
Para ahli menyarankan menciptakan deadline sendiri untuk mengerjakan setiap tugas dapat menyebabkan jadwal lebih teratur. Menentukan deadline sendiri juga dapat menghindarkan harus melakukan lembur diakhir waktu sehingga orang bisa menjauh dari stres.
2. Buatlah daftar pekerjaan yang harus dilakukan sehari-hari
Buatlah daftar baru setiap hari dengan perkiraan yang realistis dari apa yang dapat dilakukan dalam satu hari. Beberapa orang lebih suka untuk membuat satu daftar untuk seminggu dan dengan longgar mengikutinya.
Tetapi untuk sebagian orang mungkin kurang produktif dengan deadline yang lebih lama. Harold Taylor, seorang ahli manajemen waktu, merekomendasikan untuk bekerja selama 90 menit, dan kemudian istirahat terlebih dahulu.
3. Menghabiskan waktu istirahat dengan efektif
Cobalah untuk menghabiskan waktu istirahat dengan meninggalkan kursi kerja. Setiap 90 menit, berdirilah dan lakukan peregangan atau melakukan tugas rumah tangga yang cepat, seperti mencuci piring atau menyiram tanaman.
Atau, dapat berjalan-jalan sejenak di sekitar, melakukan beberapa kali sit up atau push up. Melakukan aktivitas fisik sejenak ketika istirahat dapat menyegarkan pikiran dan membakar kalori sehingga orang terhindar dari masalah kegemukan.
4. Menciptakan rutinitas
Paling efektif bekerja di rumah adalah dengan menciptakan rutinitas sendiri untuk mengatur pekerjaan kita sendiri. Seperti misalnya dengan mendapatkan secangkir kopi dan duduk untuk kemudian langsung mulai bekerja.
Yang penting adalah membangun rutinitas yang dapat efektif untuk menyelesaikan pekerjaan. Cobalah untuk merencanakan istirahat makan siang, dan jadwal dalam waktu terbatas untuk menyelesaikan pekerjaan.
5. Mengevaluasi keefektifan penggunaan waktu kerja
Perlu untuk menyisihkan waktu yang digunakan untuk melacak bagaimana menghabiskan waktu kerja selama ini. Hal tersebut dapat untuk mengetahui gangguan apa saja yang menyebabkan kinerja tidak efektif.
6. Tidak perlu multitasking
Kemampuan untuk fokus seringkali dikacaukan dengan kemampuan multitasking. Studi menunjukkan bahwa, orang tidak memiliki kinerja yang baik ketika mereka sedang multitasking. Beberapa ahli percaya bahwa, kemampuan multitasking seseorang seringkali mengacaukan konsentrasi yang telah terbangun.
7. Tegas dalam menjaga waktu kerja
Tegas dalam menjaga waktu kerja adalah awal dari kinerja yang baik. Kita memang harus tegas ketika harus menolak ajakan seorang teman ketika jam kerja. Atau mengakhiri telepon dari kerabat ketika jam kerja. Hal tersebut dapat menjamin kinerja yang baik dan selesainya pekerjaan tepat waktu sehingga tidak jadi beban pikiran.
Sabtu, 17 Desember 2011
Tips Sehat Hari Ini
"Makan makanan laut bisa menjadi cara ampuh untuk meredakan flu. Selenium banyak terkandung dalam kerang, lobster, dan kepiting. Fungsinya membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin yang membantu virus flu keluar dari tubuh"
"Kedelai banyak protein dan kaya nutrisi, salah satunya sumber asam amino yang dikenal sebagai triptofan. Triptofan dapat membantu mendorong kantuk dan menyediakan komponen yang berguna untuk camilan tidur."
"Kurang tidur, kelelahan dan stres bisa menurunkan kewaspadaan otak yang dapat menyebabkan orang mengantuk dan kurang konsentrasi. Tidur pendek (napping) 20-40 menit saat waktu istirahat bisa kembali menyegarkan otak dan mengurangi kelelahan."
"Jalan kaki secara teratur tiap pagi dapat meningkatkan semangat, suasana hati dan menurunkan kadar stres. Jalan kaki membuat tubuh mengeluarkan endorfin, yaitu hormon yang membuat orang merasa bahagia."
"Cairan yang berpotensial mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu. Hindari HIV-AIDS dengan cara melakukan hubungan seks aman dengan tidak gonta-ganti pasangan, penggunaan kondom, jarum suntik steril, tidak saling meminjam silet, pisau cukur dan sikat gigi, transfusi darah sehat dan pemberian ASI sehat."
"Rokok tak hanya menyebabkan penyakit serius seperti jantung, paru-paru atau kanker, tetapi juga membuat rambut rontok yang berpotensi mempercepat kebotakan. Merokok telah ditemukan dapat meningkatkan kadar hormon yang bertanggung jawab untuk kerontokan rambut pada pria."
"Cara gampang jadi langsing adalah menguyah makanan dengan lebih lambat. Otak butuh waktu 20 menit untuk menyadari bahwa perut sudah kenyang. Jadi, jika Anda mengunyah dengan cepat maka kalori yang masuk ke tubuh akan semakin banyak hingga Anda mendapatkan sinyal bahwa perut sudah kenyang."
"Penurunan risiko serangan jantung bisa dilakukan dengan cara olahraga. Cukup 3 jam dalam seminggu melakukan olahraga, pria sudah bisa terhindar dari serangan jantung."
"Jika sering mengantuk di pagi hari, mungkin sarapan yang Anda makan salah. Cobalah ganti menu sarapan dengan telur rebus terutama bagian putih telur. Protein yang terkandung didalamnya membantu Anda tetap terjaga dan merasa waspada."
"Buah kiwi ternyata lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan apel. Memakan tiga buah kiwi per hari selama delapan minggu lebih banyak menurunkan tekanan darah dibandingkan mengonsumsi apel setiap hari."
Rabu, 14 Desember 2011
Rahasia Membuat Badan Berotot
Tahukah anda bahwa Tak Perlu Banyak Protein untuk membuat badan Berotot. Sarah Dacres-Mannings dari Sports Dietitians Australia mengakui banyak kesalahapahaman di masyarakat, salah satunya adalah seseorang harus makan banyak protein untuk memperbesar otot.
Ini rahasianya jika anda ingin membuat badan berotot:
"Anda hanya perlu sedikit menambahkan protein saat membangun otot dan jumlahnya tidak sebanyak yang orang pikirkan. Seseorang perlu makan sekitar 0,8 gram protein per kg massa tubuhnya setiap hari, jika ingin membangun otot maka dibutuhkan 1,2 gram protein/kg massa tubuh," ujar Dacres-Mannings, seperti dikutip dari ABC.net.au, Rabu (14/12/2011).
Otot terdiri dari 2 jenis filamen yang termasuk protein (actin dan myosin) dan terbuat dari asam amino. Jika ingin membangun otot lebih banyak maka tubuh perlu lebih banyak actin dan myosin yang tergabung bersama-sama dengan asam amino.
Untuk mendapatkan efek yang optimal, cobalah mengonsumsi karbohidrat dan protein dalam jumlah yang sama, karena karbohidrat meningkatkan kadar insulin yang membantu otot mengambil asam amino yang dibutuhkan untuk membangun otot baru.
Dacres-Mannings menyarankan beebrapa cemilan yang bisa dikonsumsi setelah latihan atau olahraga yaitu:
Dua gelas susu rendah lemak
Sandwich dengan daging kalkun
Smoothie rendah lemak yang dibuat dari yogurt susu dan pisang
Tuna dengan pasta
"Usahakan untuk makan protein sepanjang hari, untuk mengoptimalkan kadar asam amino dalam darah dan meningkatkan perbaikan serta pertumbuhan otot. Karena kebanyakan orang mengonsumsi semua protein pada 1 kali makan," ungkapnya.
Jika konsumsi protein berlebihan (lebih dari 2 gram/kg massa tubuh) akan memberikan sumbangan terhadap peningkatan lemak di tubuh serta meningkatkan ekskresi (pengeluaran) kalsium dari dalam tubuh.
Dacres-Mannings menuturkan agar lebih maksimal, otot juga perlu ditantang dengan latihan yang bisa menempatkan massa otot, serta kemampuan tubuh untuk membangun massa otot juga tergantung dari sejumlah faktor salah satunya genetika.
Senin, 12 Desember 2011
"Bahaya Roti Tawar"
Tahukah anda bahwa roti tawar bisa menyebabkan kanker payudara? Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengikuti diet kaya pati (amilum) lebih beresiko terkena tumor dibandingkan mereka yang jarang mengkonsumsi pati.
Para peneliti belum dapat menjelaskan kecenderungan ini. Namun, mereka berasumsi bahwa peningkatan tingkat insulin yang dipicu ‘karbohidrat olahan’ seperti pati itu bisa merangsang pertumbuhan sel kanker. Makan roti tawar dan kentang dapat meningkatkan risiko tumbuhnya kanker payudara. Demikian dikatakan ilmuwan dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas California, San Diego. Peneliti mempelajari pola makan dari 2.651 penderita kanker payudara selama 12 bulan. Mereka menemukan bahwa orang yang sering makan pati memiliki 14,2 persen resiko kanker payudara. Tingkat resiko ini lebih tinggi dibandingkan yang jarang mengkonsumsi pati, yaitu sekitar 9,7 persen.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukan hanya karbohidrat secara keseluruhan (yang berpotensi tingkatkan resiko kanker), tetapi terutama pati,” kata peneliti Universitas California, Jennifer Emond. Penelitian belum dapat memberikan rekomendasi untuk pola makan yang baik guna mencegah kanker ini.
Pada awalnya, asupan karbohidrat perempuan adalah 233 gram per hari. Peneliti mengamati pola makan wanita yang di tahun berikutnya mengalami kambuh penyakit. Perempuan yang penyakitnya kambuh itu umumnya menambah asupan pati sebanyak 2.3 gram per hari pada tahun pertama. Sementara itu, penderita yang tidak mengalami kambuh umumnya mengurangi asupan pati 2,7 gram setiap harinya.
CEO Kampanye Kanker Payudara, Baroness Delyth Morgan, mengapresiasi temuan ini. "Studi ini menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi pati mungkin bisa mengurangi risiko kambuhnya kanker payudara. Kita menunggu penelitian lebih lanjut tentang masalah ini,” ujar dia. Kanker payudara adalah kanker paling umum di Inggris. Penyakit ini diderita sekitar 46.000 wanita setiap tahun. Karbohidrat adalah bahan bakar yang paling penting untuk otot dan sumber energi penting untuk otak dan sistem saraf pusat. Karbohidrat olahan seperti roti mengandung pati lebih banyak dibandingkan dari biji-bijian (seperti beras).
Para peneliti belum dapat menjelaskan kecenderungan ini. Namun, mereka berasumsi bahwa peningkatan tingkat insulin yang dipicu ‘karbohidrat olahan’ seperti pati itu bisa merangsang pertumbuhan sel kanker. Makan roti tawar dan kentang dapat meningkatkan risiko tumbuhnya kanker payudara. Demikian dikatakan ilmuwan dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh Universitas California, San Diego. Peneliti mempelajari pola makan dari 2.651 penderita kanker payudara selama 12 bulan. Mereka menemukan bahwa orang yang sering makan pati memiliki 14,2 persen resiko kanker payudara. Tingkat resiko ini lebih tinggi dibandingkan yang jarang mengkonsumsi pati, yaitu sekitar 9,7 persen.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukan hanya karbohidrat secara keseluruhan (yang berpotensi tingkatkan resiko kanker), tetapi terutama pati,” kata peneliti Universitas California, Jennifer Emond. Penelitian belum dapat memberikan rekomendasi untuk pola makan yang baik guna mencegah kanker ini.
Pada awalnya, asupan karbohidrat perempuan adalah 233 gram per hari. Peneliti mengamati pola makan wanita yang di tahun berikutnya mengalami kambuh penyakit. Perempuan yang penyakitnya kambuh itu umumnya menambah asupan pati sebanyak 2.3 gram per hari pada tahun pertama. Sementara itu, penderita yang tidak mengalami kambuh umumnya mengurangi asupan pati 2,7 gram setiap harinya.
CEO Kampanye Kanker Payudara, Baroness Delyth Morgan, mengapresiasi temuan ini. "Studi ini menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi pati mungkin bisa mengurangi risiko kambuhnya kanker payudara. Kita menunggu penelitian lebih lanjut tentang masalah ini,” ujar dia. Kanker payudara adalah kanker paling umum di Inggris. Penyakit ini diderita sekitar 46.000 wanita setiap tahun. Karbohidrat adalah bahan bakar yang paling penting untuk otot dan sumber energi penting untuk otak dan sistem saraf pusat. Karbohidrat olahan seperti roti mengandung pati lebih banyak dibandingkan dari biji-bijian (seperti beras).
Rabu, 07 Desember 2011
Gaya Hidup penyebab Kanker
Pemilihan gaya hidup yang tidak benar dapat menyebabkan resiko kanker.Berdasarkan survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita yang terdiagnosa kanker disebabkan oleh pemilihan gaya hidup.Lebih dari 40 persen semua jenis kanker disebabkan karena pilihan gaya hidup.
"Banyak orang percaya bahwa kanker disebabkan karena nasib atau gen. Namun, setelah melihat semua bukti, jelas bahwa sekitar 40 persen penyebab kanker disebabkan oleh hal-hal dimana kita sebenarnya bisa merubahnya," ungkap peneliti Prof Max Parkin.
Obesitas, merokok, makanan dan alkohol, masing-masing dapat menjadi penyebab timbulnya tipe kanker. Namun, rokok menjadi pemicu utama terjadinya kanker. Merokok menyebabkan 23 persen kanker pada pria dan 15,6 persen pada wanita.
Peneliti juga menemukan posisi kedua penyebab terjadinya kanker adalah disebabkan sedikitnya mengonsumsi buah dan sayuran segar pada makanan pria. Berbeda dengan pria, penyebab terjadinya kanker pada wanita setelah merokok adalah obesitas.
"Kami tak menduga saat menemukan makan buah dan sayur akan menjadi penting bagi pria untuk melawan kanker. Dan bagi wanita, tak mengira bila kegemukan berdampak lebih buruk dibandingkan alkohol," tambahnya.
Berikut ini 6 besar penyebab terjadinya kanker pada wanita dan pria.
Pria
1. Merokok 23 %
2. Sedikit Makan buah dan sayur 6,1 %
3. Bahaya/Risiko dalam pekerjaan 4,9 %
4. Alkohol 4,6 %
5. Kegemukan 4,1 %
6. Terpapar matahari 3,5 %
Wanita
1. Merokok 15,6 %
2. Kegemukan 6,9 %
3. Infeksi 3,7 %
4. Terpapar matahari 3,6 %
5. Sedikit makan buah dan sayur 3,4 %
6. Alkohol 3,3 %
(Berbagai Sumber)
Senin, 05 Desember 2011
CARA MENCEGAH KULIT KERING DENGAN BUAH-BUAHAN
Cara mencegah kulit kering sebenarnya mudah sekali, dan itu bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan buah-buahan yang harganya tidak mahal.
Kulit kering bisa disebabkan banyak faktor, diantaranya faktor pertambahan usia dan keturunan, kebiasaan dalam merawat tubuh, kondisi tubuh dan kesehatan secara umum.
Selain itu, kulit kering juga dipengaruhi faktor luar seperti paparan radiasi sinar ultraviolet, perubahan iklim, polusi, dan terlalu sering berada di ruangan ber-AC.
Dokter spesialis kulit, dr Nadia Yusaryahya mengatakan untuk menjaga kelembaban kulit, dan cara mencegah kulit kering, perawatan dari luar dan dalam penting dilakukan. Sebagai perawatan luar, dr Nadia menyarankan untuk menggunakan pelembab setiap kali sehabis mandi.
"Gunakan pelembab dua kali sehari, setelah mandi. Setelah mandi jangan mengelap tubuh hingga benar-benar kering, biarkan lembab, dan dalam keadaan lembab ini aplikasikan krim pelembab ke seluruh tubuh," jelas dr Nadia.
Sementara perawatan kulit dari dalam, dr Nadia menekankan pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Ia menyebutkan, kebiasaan baik seperti tidur cukup selama delapan jam, menghindari stres, tidak merokok, mengurangi kopi dan alkohol, makan makanan bergizi, dan minum air delapan gelas atau dua liter setiap hari, membantu mengatasi masalah kulit kering.
"Asupan nutrisi juga penting. Seperti mengasup buah yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon," tambahnya.
Menjaga kulit tetap lembab dan tak kering bukan sekadar mempercantik penampilan. Kulit kering bahkan menjadi petanda kesehatan secara umum.
"Salah satu tanda dehidrasi adalah kulit yang kering," kata dr Nadia. Karenanya, saat kulit mulai terasa kering, sebaiknya lakukan perawatan luar dan dalam. Anda tak hanya akan terhindar dari dehidrasi, namun juga dari berbagai risiko penyakit lain yang muncul akibat kulit kering.
Soal asupan suplemen untuk merawat kulit dari dalam, dr Nadia menambahkan, "Suplemen adalah pilihan untuk membantu mengatasi masalah kulit. Kondisi setiap orang tidak sama. Penanganan masalah kulit sangat individual, kembali kepada kebutuhan masing-masing orang."
Kamis, 04 Agustus 2011
Bahwa Minuman Soda Diet Justru Bikin Gemuk
Anda merasa khawatir kah dengan berat badan yang naik-turun, tetapi tak ingin kehilangan minuman bersoda favorit Anda? Pilihan Anda mungkin akan mengonsumsi minuman ringan dengan label "sugar free" atau dengan embel-embel "diet" di belakangnya. Namun, rasanya Anda harus pikir-pikir lagi jika berharap bisa
langsing dengan mengonsumsi minuman jenis tersebut. Soalnya, minuman semacam itu ternyata malah membuat Anda lebih gemuk.
Penelitian yang dilakukan Texas University School of Medicine terhadap 500 pria dan wanita selama kurun waktu 10 tahun menunjukkan, mereka yang meminum minuman bebas gula atau minuman diet secara teratur, meski hanya satu atau dua kaleng sehari, terbukti memiliki lingkar pinggang lebih lebar dari mereka yang tidak mengonsumsinya. Yang lebih mengejutkan lagi, peningkatan ukuran lingkar pinggang mereka 500 persen dari lingkar pinggang sebelumnya, meskipun sudah berolahraga atau merokok.
Salah kaprah ini terjadi karena kebanyakan orang mengira minuman diet tidak berkalori sehingga tidak ada risiko. Demikian menurut Helen Hazuda, profesor epidemiologi klinis di Texas University School of Medicine. Mereka mungkin terbebas dari kalori, tetapi tidak dengan konsekuensinya.
Pemanis buatan dalam minuman kola yang "bebas gula" itu mungkin dapat menggantikan sukrosa alami, tetapi efeknya justru dapat menambah nafsu makan, bahkan merusak sel-sel otak. Pemanis itu membuat kita jadi ingin makanan-makanan manis, juga junk food. Kurangnya gula asli juga membuat kita tidak kunjung merasa kenyang. Jika Anda tidak kenyang-kenyang juga, bisa-bisa Anda lupa berapa banyak makanan yang sudah masuk ke perut.
"Oleh karena itu, mempromosikan minuman diet atau bebas gula sebagai pilihan minuman sehat sangat keliru," ucap Hazuda.
Ia mengingatkan, berat badan yang berlebihan akan mendekatkan Anda dengan penyakit berbahaya seperti jantung, diabetes, dan kanker. Paling baik, mulai kurangi kebiasaan minum minuman bersoda yang berlabel diet ini. Ganti dengan air putih, hingga kebiasaan itu hilang seluruhnya.[bunnitt]
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Tahukah anda bahwa Tak Perlu Banyak Protein untuk membuat badan Berotot. Sarah Dacres-Mannings dari Sports Dietitians Australia mengakui ba...
-
Pohon jarak (sumber foto : kompasiana) Apakah anda pernah mengalami gatal gatal di kulit yang sulit disembuhkan? saya pernah mengalamin...
-
Tahukah anda bahwa roti tawar bisa menyebabkan kanker payudara? Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengikuti diet kaya pati (amilum) le...
-
Gejala varises dapat bervariasi. Beberapa orang dapat tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala varises yang mungkin muncul, antara lain: ...
-
Cara mencegah kulit kering sebenarnya mudah sekali, dan itu bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan buah-buahan yang harganya tidak mahal. ...






