Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Kulit. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Agustus 2013

Mengobati Luka Bakar untuk pertolongan Pertama

Mengobati Luka Bakar untuk pertolongan Pertama


Luka akibat api atau terpapar benda panas bisa sangat menyakitkan. Kulit yang terkena bisa melepuh bahkan gosong jika terpapar pada suhu tinggi. Sel-sel yang bersentuhan dengan panas pun akan mati. Oleh karena itu, luka bakar perlu mendapat penanganan cepat.

Luka bakar sedang atau luka bakar tingkat II adalah luka bakar yang menyebabkan kerusakan pada lapisan di bawah kulit. Contohnya adalah sengatan sinar matahari yang berlebihan, cairan panas dan percikan api dari bensin atau bahan lain.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala luka bakar tingkat II ini berupa kulit kemerahan, melepuh, bengkak yang tak hilang selama beberapa hari dan kulit terlihat lembab atau becek.

Apabila terjadi luka bakar seperti ini, segera lakukan hal berikut:

1. Siram air dingin atau air es pada daerah luka atau beri kompres dengan menggunakan handuk kecil. Bisa juga menggunakan saputangan yang sebelumnya dicelupkan ke dalam air.

2. Keringkan luka menggunakan handuk besih atau bahan lain yang lembut.

3. Tutup dengan perban steril untuk menghindari infeksi.

4. Angkat bagian tangan atau kaki yang terluka lebih tinggi dari organ juantung.

5. Segera cari pertolongan medis jika korban mengalami luka bakar di sekitar bibir atau kesulitan bernapas.

6. Jangan coba mengempiskan luka yang melepuh atau mengoleskan minyak, semprotan atau ramuan lain tanpa sepengetahuan dokter.

(Detik health)

Selasa, 20 Desember 2011

Akibat Kurang Minum Air Bisa Bikin Jerawat Makin Banyak


Kurang minum air bisa menyebabkan dehidrasi yang berakibat fatal, mulai dari berkurangnya kerja otak hingga bahkan menyebabkan kematian. Namun dalam kasus ringan, kurang minum air juga bisa membuat jerawat tumbuh makin banyak.

Sekitar 60-70 persen tubuh manusia terdiri dari air, sehingga jika tubuh kekurangan air maka masalah kecil hingga serius bisa muncul. Termasuk masalah pada kulit yang disebabkan oleh kurangnya asupan air.

Tubuh yang kekurangan air dapat membuat kulit kering dan kasar, yang menyebabkan banyak sel kulit yang mati. Banyaknya sel kulit mati yang menumpuk di lapisan kulit dapat menyumbat pori-pori, yang bisa terakumulasi dan berkontibusi untuk perkembangan atau memperparah jerawat yang ada.

Jadi, secara tidak langsung dehidrasi dan kurang air dapat menyebabkan jerawat, seperti dilansir Livestrong, Rabu (21/12/2011).

Kulit mengandung kelenjar sebaceous yang menjaga pelumasan kulit agar tetap baik. Ketika tubuh kekurangan air, kelenjar ini akan bekerja lebih keras dan memproduksi minyak lebih banyak.

Kelebihan minyak yang digabungkan dengan sel kulit mati, kotoran, debu dan partikel lain dapat menyumbat pori-pori dan menghasilkan jerawat. Selain itu, keberadaan bakteri di permukaan kulit juga membuat jerawat semakin buruk.

Selain itu, jika kadar air dalam sel berkurang maka bisa menyebabkan kulit kering dan retak-retak yang membuatnya lebih rentan terhadap bakteri yang memicu terjadinya gangguan kulit. Kulit kering sangat terkait dengan lebih mudahnya jerawat muncul.

Ketika Anda mengalami dehidrasi, prioritas utama adalah mencukupi kebutuhan air dan cairan elektrolit yang merupakan mineral penting bagi kesehatan organ. Dalam beberapa kasus, perawatan medis dapat membuktikan diperlukan juga.

Selama satu hari, jumlah air yang dikeluarkan oleh tubuh dengan kondisi normal melalui air seni, buang air besar, keringat, dan saluran napas sekitar 2 liter atau 8 gelas. Oleh karena itu, air yang dibutuhkan untuk mengganti cairan dalam tubuh jumlahnya harus sama atau bahkan lebih.

Senin, 05 Desember 2011

MERAWAT KULIT WAJAH DENGAN BUAH-BUAHAN


Kulit wajah merupakan diantara bagian yang membutuhkan perwatan ekstra. cara merawat kulit wajah bisa dengan cara alami menggunakan buah-buahan.

Buah sebagai obat terbaik sudah menjadi fakta yang terpercaya sejak zaman dulu. Segelas jus setiap hari bisa membuat anda menjadi lebih sehat.

Begitu pula soal perawatan tubuh. Pijat atau facial wajah sudah menjadi tren sejak satu dekade terakhir. Orang-orang kini lebih waspada dengan penggunaan efek bahan kimia pada kulit. Sebagai gantinya, mereka kembali ke dapur untuk merawat wajah.

Buah mengandung hidrat yang berguna meremajakan kulit wajah. Selain aman, perawatan dengan buah juga murah meriah.

Ini dia beberapa jenis buah yang baik untuk kesehatan kulit:

Pisang
Ini adalah buah yang tumbuh sepanjang tahun. Pisang merupakan sumber zat besi, magnesium dan kalium. Pisang kaya akan vitamin A, B dan E sehingga berfungsi sebagai agen anti-penuaan. Pisang tumbuk yang dioleskan di wajah bisa melakukan ‘keajaiban’ bagi kulit Anda. Kulit pisang juga bisa memberikan efek terhadap kesehatan kulit.

Lemon
Lemon mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit. Segelas air hangat dengan satu sendok madu dan sedikit jus lemon bisa memberikan efek yang bagus pada kulit. Lemon dapat digunakan untuk mencerahkan warna kulit.

Lemon juga bisa mengurangi bekas jerawat. Gosok bagian dalam kulit lemon untuk menghilangkan bintik-bintik gelap. Campuran lemon dan madu baik digunakan untuk pemutih alami pada wajah.

Apel
Apel memiliki manfaat yang tak terbantahkan. Apel mengandung zat antioksidan yang berfungsi mencegah kerusakan sel dan jaringan. Studi yang dilakukan oleh ahli gizi telah menunjukkan bahwa apel banyak mengandung lastin dan kolagen yang membantu menjaga kulit awet muda. Campuran apel tumbuk, madu, air mawar dan oatmeal sebagai masker dapat mengelupas sel-sel kulit mati pada wajah.

Mangga
Buah lembut ini memiliki efek luar biasa pada kulit. Kaya vitamin A dan kaya antioksidan berfungsi melawan penyebab penuaan kulit. Mangga juga berfungsi meregenerasi kulit dan mengembalikan elastisitas kulit.

Jeruk
Jeruk kaya akan vitamin C yang meningkatkan tekstur kulit. Seperti apel, jeruk juga mengandung kolagen yang memperlambat proses penuaan kulit. Gosok bagian dalam jeruk pada kulit untuk mengencangkan wajah. Jeruk dapat dikeringkan dan ditumbuk untuk digunakan sebagai scrub alami. Jeruk juga berfungsi untuk menyamarkan noda wajah.

Pepaya
Pepaya kaya akan antioksidan dan mengandung enzim khusus yang disebut papain. Papain dapat membunuh sel-sel kulit mati dan mengangkat kotoran wajah. Minum segelas susu pepaya atau menempelkan daging buah pepaya ke wajah membuah kulit makin sehat.

CARA MENCEGAH KULIT KERING DENGAN BUAH-BUAHAN


Cara mencegah kulit kering sebenarnya mudah sekali, dan itu bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan buah-buahan yang harganya tidak mahal.

Kulit kering bisa disebabkan banyak faktor, diantaranya faktor pertambahan usia dan keturunan, kebiasaan dalam merawat tubuh, kondisi tubuh dan kesehatan secara umum.

Selain itu, kulit kering juga dipengaruhi faktor luar seperti paparan radiasi sinar ultraviolet, perubahan iklim, polusi, dan terlalu sering berada di ruangan ber-AC.

Dokter spesialis kulit, dr Nadia Yusaryahya mengatakan untuk menjaga kelembaban kulit, dan cara mencegah kulit kering, perawatan dari luar dan dalam penting dilakukan. Sebagai perawatan luar, dr Nadia menyarankan untuk menggunakan pelembab setiap kali sehabis mandi.

"Gunakan pelembab dua kali sehari, setelah mandi. Setelah mandi jangan mengelap tubuh hingga benar-benar kering, biarkan lembab, dan dalam keadaan lembab ini aplikasikan krim pelembab ke seluruh tubuh," jelas dr Nadia.

Sementara perawatan kulit dari dalam, dr Nadia menekankan pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Ia menyebutkan, kebiasaan baik seperti tidur cukup selama delapan jam, menghindari stres, tidak merokok, mengurangi kopi dan alkohol, makan makanan bergizi, dan minum air delapan gelas atau dua liter setiap hari, membantu mengatasi masalah kulit kering.

"Asupan nutrisi juga penting. Seperti mengasup buah yang mengandung banyak air seperti semangka dan melon," tambahnya.

Menjaga kulit tetap lembab dan tak kering bukan sekadar mempercantik penampilan. Kulit kering bahkan menjadi petanda kesehatan secara umum.

"Salah satu tanda dehidrasi adalah kulit yang kering," kata dr Nadia. Karenanya, saat kulit mulai terasa kering, sebaiknya lakukan perawatan luar dan dalam. Anda tak hanya akan terhindar dari dehidrasi, namun juga dari berbagai risiko penyakit lain yang muncul akibat kulit kering.

Soal asupan suplemen untuk merawat kulit dari dalam, dr Nadia menambahkan, "Suplemen adalah pilihan untuk membantu mengatasi masalah kulit. Kondisi setiap orang tidak sama. Penanganan masalah kulit sangat individual, kembali kepada kebutuhan masing-masing orang."

Entri Populer