Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Rambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Rambut. Tampilkan semua postingan
Minggu, 18 Desember 2011
Membiarkan Rambut Di Ketiak Atau Mencukurnya? Mana Yang Sehat?
Mana Lebih Sehat, Punya Rambut di Ketiak atau Dicukur? Demi estetika, mode, kenyamanan dan kebersihan, lebih banyak perempuan yang mencabuti atau mencukur bulu ketiak. Namun bila dipandang dari sisi kesehatan, mana yang lebih sehat, membiarkan rambut di ketiak atau mencukurnya?
Aktivitas mencabut atau mencukur bulu ketiak kedengarannya sepele, tapi mencabut bulu ketiak memiliki bahaya yang jauh lebih besar ketimbang manfaatnya bila Anda tetap memeliharanya.
Selain berfungsi untuk melindungi kulit dari kotoran dan bakteri, rambut ketiak juga berfungsi untuk melindungi ketiak dari zat racun yang akan datang dari luar tubuh. Tidak hanya itu, bulu ketiak juga berfungsi untuk melindungi organ vital yang berada di dekatnya, yaitu payudara, seperti dilansir Healthmad, Senin (19/12/2011).
Dengan mencukur bulu ketiak, maka di ketiak akan banyak luka kecil tak terlihat, pori-pori di daerah ketiak juga akan membesar. Hal ini memungkinkan racun dan zat kimia dari berbagai produk seperti deodoran, bedak dan krim akan dengan mudah memasuki kulit.
Perlu diperhatikan bahwa lipatan daerah ketiak merupakan tempat berkumpulnya kelenjar getah bening. Kelenjar ini bisa memfasilitasi transportasi racun dan zat kimia dari luar ke bagian dalam tubuh, terutama payudara.
Jadi tidak mengherankan bahwa pencabutan atau mencukur bulu ketiak selalu dihubung-hubungkan dengan kanker payudara. Selain payudara, kemungkinan racun dari luar tubuh juga masuk ke bagian tubuh lainnya seperti paru-paru, jantung, dan otak.
Berdasarkan buku Dr Bruce Perry berjudul "Why do we have body hair?” Science World, yang diterbitkan September 2000, dijelaskan sebenarnya fungsi bulu ketiak itu sama dengan rambut kemaluan yaitu sebagai daya tarik seksual.
Penjelasan bulu ketiak sebagai daya tarik seksual karena folikel rambut hampir selalu berdekatan dengan kelenjar yang menghasilkan feromon, yaitu bundel molekul yang diproduksi oleh tubuh sebagai sinyal kimia untuk menarik pasangan seks.
Jadi sebenarnya, bulu ketiak tidak akan bermasalah dan justru menjadi daya tarik untuk lawan jenis, dengan syarat kebersihan dan kehigienisan daerah sekitar ketiak dijaga dengan baik.
Mengapa ketiak bisa berbau?
Tubuh menghasilkan keringat dari kelenjar apokrin yang terdapat di ketiak. Kelenjar ini mengandung asam lemak jenuh dengan cairan lebih kental dan berminyak. Sebenarnya cairan yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin hanya berbau lemak, tapi karena di setiap helai bulu ketiak mengandung bakteri yang berperan dalam proses pembusukan, akibatnya jika tidak dijaga kebersihannya bisa menimbulkan bau badan bau. Pada perempuan, aktivitas kelenjar ini akan mulai menghilang setelah menopause.
Pada dasarnya, menghilangkan bulu ketiak dengan cara seperti dicabut atau waxing tidak disarankan secara kesehatan, karena berisiko terhadap kanker payudara. Jika Anda ingin menghilangkan bulu ketiak sebaiknya dipotong dengan menggunakan gunting kecil atau gunting khusus untuk mengurangi risiko cedera dan pori-pori membesar yang bisa berakibat fatal.
Rabu, 07 Desember 2011
Merokok dapat menyebabkan kebotakan
Banyak sekali efek yang ditimbulkan oleh rokok, bahkan peringatan tentang bahaya rokok tertera jelas di bungkus rokok.
Hampir semua orang tahu bahwa rokok mengganggu kesehatan jantung. Tapi, mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa rokok juga memiliki andil dalam kerontokan rambut, proses beruban dan menyebabkan kebotakan.
Rokok terdiri dari 4.000 bahan kimia berbahaya yang semuanya merusak kesehatan tubuh. Ketika rokok dihisap, semua bahan kimia juga terhirup. Dari keseluruhan zat kimia yang ada, nikotin dan karbon monoksida adalah ‘biang keladi’ kerusakan rambut.
Meskipun beruban adalah salah satu dari masalah keturunan, ahli kecantikan Dr Jamuna Pai mengatakan rokok dapat memperburuk hal itu. Nikotin dapat menyebabkan pembuluh darah mengerut sehingga mempersulit untuk memompa darah dari arteri. Merokok juga menghasilkan karbon monoksida yang menghambat kapasitas darah untuk membawa oksigen dan mengeluarkan racun.
"Kedua faktor ini mencegah oksigenasi jaringan rambut dan penghapusan efektif radikal bebas dari tubuh. Sehingga, ini memperparah masalah rambut beruban dan kerontokan rambut," ujar dia.
Baik pria maupun wanita berpotensi mengalami kebotakan. Kebotakan pada pria dipicu oleh hormon androgen laki-laki yang bertanggung jawab untuk kerusakan folikel rambut. Di sisi lain, wanita yang memiliki hormon androgen dan estrogen dalam tubuh mereka. Estrogen dapat berfungsi melawan efek dari androgen.
"Wanita mengalami kebotakan juga. Ancaman ini lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Namun efek negatif dari merokok membuat rambut rontok lebih banyak dialami oleh pria dibandingkan wanita (diasumsikan lebih banyak pria yang merokok dibanding wanita)," kata trichologist Dr Shah Apoorva.
Karbon monoksida dalam asap menurunkan kapasitas oksigen dalam darah. Merokok dapat menyebabkan pertumbuhan rambut untuk mengganti sel rambut yang mati akibat kerontokan rambut menjadi terhambat. Sehingga merokok dapat menyebabkan kebotakan.
Hampir semua orang tahu bahwa rokok mengganggu kesehatan jantung. Tapi, mungkin tak banyak orang yang tahu bahwa rokok juga memiliki andil dalam kerontokan rambut, proses beruban dan menyebabkan kebotakan.
Rokok terdiri dari 4.000 bahan kimia berbahaya yang semuanya merusak kesehatan tubuh. Ketika rokok dihisap, semua bahan kimia juga terhirup. Dari keseluruhan zat kimia yang ada, nikotin dan karbon monoksida adalah ‘biang keladi’ kerusakan rambut.
Meskipun beruban adalah salah satu dari masalah keturunan, ahli kecantikan Dr Jamuna Pai mengatakan rokok dapat memperburuk hal itu. Nikotin dapat menyebabkan pembuluh darah mengerut sehingga mempersulit untuk memompa darah dari arteri. Merokok juga menghasilkan karbon monoksida yang menghambat kapasitas darah untuk membawa oksigen dan mengeluarkan racun.
"Kedua faktor ini mencegah oksigenasi jaringan rambut dan penghapusan efektif radikal bebas dari tubuh. Sehingga, ini memperparah masalah rambut beruban dan kerontokan rambut," ujar dia.
Baik pria maupun wanita berpotensi mengalami kebotakan. Kebotakan pada pria dipicu oleh hormon androgen laki-laki yang bertanggung jawab untuk kerusakan folikel rambut. Di sisi lain, wanita yang memiliki hormon androgen dan estrogen dalam tubuh mereka. Estrogen dapat berfungsi melawan efek dari androgen.
"Wanita mengalami kebotakan juga. Ancaman ini lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Namun efek negatif dari merokok membuat rambut rontok lebih banyak dialami oleh pria dibandingkan wanita (diasumsikan lebih banyak pria yang merokok dibanding wanita)," kata trichologist Dr Shah Apoorva.
Karbon monoksida dalam asap menurunkan kapasitas oksigen dalam darah. Merokok dapat menyebabkan pertumbuhan rambut untuk mengganti sel rambut yang mati akibat kerontokan rambut menjadi terhambat. Sehingga merokok dapat menyebabkan kebotakan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Tahukah anda bahwa Tak Perlu Banyak Protein untuk membuat badan Berotot. Sarah Dacres-Mannings dari Sports Dietitians Australia mengakui ba...
-
Pohon jarak (sumber foto : kompasiana) Apakah anda pernah mengalami gatal gatal di kulit yang sulit disembuhkan? saya pernah mengalamin...
-
Tahukah anda bahwa roti tawar bisa menyebabkan kanker payudara? Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengikuti diet kaya pati (amilum) le...
-
Gejala varises dapat bervariasi. Beberapa orang dapat tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala varises yang mungkin muncul, antara lain: ...
-
Cara mencegah kulit kering sebenarnya mudah sekali, dan itu bisa kita dapatkan dengan memanfaatkan buah-buahan yang harganya tidak mahal. ...

